Berpapasan dengan sedikit cemas menuntunku untuk berlabuh
Berlabuh pada ujung kesetiaanmu
Berlabuh pada kedalaman ukiran wajahmu
Mengibaratkan hangatnya senyumanmu
Kecemasanku pudar oleh gelagat tawamu
Aku rindu pada hidup penuh artimu
Semakin dalam...
Semakin lekat ingatan hadirmu
Tak terasa gelap pun tiba mengganggu
Dan ditengah pelarianku, terlalu banyak rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar